Archive for the ‘Uncategorized’ Category


Konflik adalah sebuah kata yang sering dialami oleh siapa saja yang bekerja dalam sebuah organisasi. Kita sering berpendapat bahwa organisasi yang baik adalah organisasi tanpa konflik. Disana tidak ada keributan dan kondisi yang tidak menyenangkan.

Betulkah demikian? Ternyata tidak. Konflik bila didiamkan akan menjadi kanker ganas yang diam-diam menggerogoti kinerja seluruh tim. Yang  pada akhirnya mempengaruhi kinerja perusahaan.

Lantas, bagaimana cara-cara menyelesaikan konflik yang ada agar kinerja semakin meningkat? Relasi antar anggota organisasi juga tidak terganggu?

Ikuti workshop sehari

Handling Conflict In Organization

Hari/Tanggal                  : Kamis/ 8 Juni 2017

Tempat                            : The Gloria Suites

Jl. Kyai Tapa 215  Grogol, Jakarta Pusat

 

Pembicara                       : Budi kelik Herprasetyo

Investasi                          :  Rp 950.000/pax  (Pemesanan sebelum tanggal 5 Juni 2017,                                                  Rp 750.000,-)

Benefit Pelatihan :

  1. Memahami arti dan fungsi konflik.
  2. mampu mengidentifikasi masalah dan menyelesaikannya.
  3. mampu menemukan cara-cara yang lebih kreatif dalam bekerja.
  4. Problem Solver
  5. Menjaga relasi rekan sekerja tetap hangat.Brosur Final - 8 Mei 2017

KOPI SIDIKALANG

Posted: April 16, 2016 in Uncategorized

Exif_JPEG_420

Exif_JPEG_420

Kopi Asli dari tanah Sidikalang Sumutera Utara ini memang istimewa. Kopi jenis Arabica yang diberi pupuk organik ini tumbuh subur dan menghasilkan biji kopi pilihan. Maka tidak mengherankan kopi Sidikalang sangat terkenal memiliki cita rasa kopi yang tinggi hingga ke Mancanegara.

Proses pasca panen pun masih dilakukan dengan cara tradisional, hingga tentu saja membuat kenikmatan kopi tetap terjaga. Dikemas dalam kemasan 100 gr dan hanya dengan 18.000 per pack saja Anda bisa menikmati salah satu kopi terbaik tanah air.

Tak sabar ingin mencicipi kopi sidikalang produksi Adora Food? Silakan klik link ini :

https://www.tokopedia.com/amarefurniture/kopi-sidikalang-original-100?key=eyJmc2hvcCI6IjEiLCJwYWdlIjoiNCIsInNxIjoia29waStzaWRpa2FsYW5nIn0&pos=13

atau

https://www.bukalapak.com/p/food/minuman/1awrwo-jual-kopi-sidikalang-100-original?search%5Bkeywords%5D=kopi%20sidikalang&from=list-product


uberAkhir-akhir ini bisnis transportasi sedikit mengalami gonjang-ganjing. Kali ini bukan karena kenaikan bahan bakar minyak, tetapi karena hadirnya layanan transportasi online. Para pengendara taxi bahkan melakukan demo besar-besaran dan menuntut agar perusahaan seperti Uber dan Grab harus ditutup dan dilarang beroperasi di negeri ini.

Terlepas dari kontroversi legal atau tidak legalnya perusahaan-perusahaan aplikasi tersebut, saya mencoba mencari tahu mengapa banyak orang mau terjun menjadi partner Uber dan Grabcar. Riset sederhana dan kecil-kecilan ini saya lakukan dengan mewawancarai beberapa partner Uber yang menjadi pengendara sekaligus pemilik kendaraan.

Dari data yang saya peroleh, dikala sepi order para driver memperoleh pendapatan sebesar 500 ribu rupiah saban harinya. Rata-rata mobil menghabiskan bahan bakar minyak sebesar 150.000 per hari. Maka secara kasar kita bisa menghitung berapa pendapatan rata-rata yang mampu mereka peroleh dalam satu bulan.

Mari kita hitung :

Hari kerja : 25 hari

Pendapatan : 500.000 x 25 hari = 12,5 juta

Biaya bahan bakar : 150.000 x 25 hari = 3,75 juta

Perawatan mobil : 500.000 = 500 ribu

Tabungan perpanjangan STNK : = 200 ribu

Laba usaha : 12,5 juta – 4,45 juta = 7,8 juta

Dengan mobil yang dimiliki dan dikendarai sendiri, seorang driver bisa membawa pulang rata-rata 7 juta rupiah setiap bulannya. Tetapi pendapatan ini akan lebih sedikit bila partner masih harus membayar cicilan mobil bila kendaraan itu diperoleh dari hasil meminjam di sebuah lembaga keuangan.

Nah, dengan penghasilan sebesar itu, apakah menjadi partner transportasi online adalah sebuah bisnis yang menggiurkan? Jawabannya terserah Anda.

Salam sempurna.


google-rankingsIni baru berita! Sebagai seorang yang hobi menulis dan tentu saja menjual tulisannya, kabar ini membawa angin segar. Mirip-miriplah kalau pas lagi haus terhidang segelas es kelapa muda di hadapan kita.

Banyak teman yang bilang begini,” Susah ya mau download ebookmu, harus pake kartu kredit!” Nah, sekarang bagi temen-temen yang menggunakan telepon selular dengan operator INDOSAT (IM3, MENTARI & MATRIX) sudah bisa mendownload berbagai buku yang dijual di google books. Oleh sebab itu, saya segera meng-upload ebook-ebook saya ke google plays. Harapannya ya itu tadi supaya temen-temen yang mau baca ebook saya tapi tidak punya kartu kredit bisa ikut memmbaca.

Yah, mudah-mudahan operator-operator lain seperti SIMPATI dan XL bisa mengikuti jejak langkah INDOSAT. Kalau sudah begitu, para manusia-manusia kreatif Indonesia masih tetap cemungut.

Mau coba lihat ebook saya di google? Silakan di klik :

SUKSES UBAH KARTU KREDIT JADI MODAL USAHA!

https://books.google.co.id/books?id=zDxrBQAAQBAJ&pg=PA4&dq=sukses+ubah+kartu+kredit&hl=id&sa=X&ei=Kf6TVOXmL46duQTQ-4HwCQ&ved=0CC8Q6AEwAA#v=onepage&q=sukses%20ubah%20kartu%20kredit&f=false

BERANI UTANG UNTUK INVESTASI PASTI UNTUNG!

https://books.google.co.id/books?id=czdrBQAAQBAJ&pg=PA12&dq=berani+utang+untuk+investasi&hl=id&sa=X&ei=5gGUVIfEI9WXuATmq4GgCA&ved=0CBwQ6AEwAA#v=onepage&q=berani%20utang%20untuk%20investasi&f=false

Selamat membaca ya..Maaf saya lagi bertapa menyelesaikan bukunya Pak Jokowi. 😛


Ada berita gembira dari dunia perbankan. Per 1 Januari 2013, semua bank penerbit kartu kredit menurunkan suku bunga kartu kredit. Penurunan itu menurut saya sangat signifikan.

Biasanya, kartu kredit mengenakan bunga pinjaman untuk pembelian sebesar 3,5% dan tarik tunai 4%. Namun, Bank Indonesia “memaksa” bank menurunkan suku bunga dibawah 3% setiap bulannya. Jadi, bunga untuk transaksi pembelian dan beban bunga tarik tunai ditetapkan maksimal sebesar 2,95%.

Penurunan ini disambut beragam sikap dari para bankir. Ada yang tenang-tenang saja menghadapi penurunan suku bunga itu, tetapi ada pula yang menggerutu karena kemungkinan bank mengalami penurunan pendapatan bunga dari kartu kredit.

Sementara itu, BI juga tak mau kalah memberikan alasan. Mereka menyatakan bahwa penurunan itu dilakukan untuk melindungi konsumen kartu kredit dan menurunkan risiko.

Kali ini, saya setuju bahwa penurunan suku bunga ini paling tidak mampu menurunkan beban bunga pinjaman yang begitu mencekik. Namun, kalau boleh bermimpi, suku bunga yang ideal untuk bunga kartu kredit ada dikisaran 2,5% setiap bulannya. Bagi pengusaha yang menggunakan kartu kredit sebagai modal usaha, bunga sebesar itu sungguh membantu.

Bagaimana caranya pengusaha menggunakan kartu kredit sebagai modal usaha? silakan klik disini

Yah, moga-moga tahun depan bunganya bisa turun lagi…amin! 🙂


Kartu kredit biasanya dikenal sebagai alat pembayaran barang atau jasa yang bersifat konsumtif. Kartu plastik itu selain mempermudah urusan pembayaran, juga dengan cepat mewujudkan produk yang kita inginkan. Mau televisi atau kulkas baru? mudah saja, pergi ke toko lalu gesekkan kartu kredit anda. Mau mengajak keluarga atau pasangan ke sebuah restoran untuk menikmati makan malam? Ngga usah ragu, kartu kredit bisa membayar apa yang anda makan. Sepertinya, nikmat bener hidup ini, main gesek kartu semua bisa terwujud.

Tapi tunggu dulu! Cerita belum selesai. Anda harus membayar tagihan kartu kredit untuk semua yang anda nikmati. nah, jika tagihan menumpuk segede gunung, maka bisa jadi sebagian besar penghasilan akan tersedot membayar tagihan-tagihan itu. Apesnya lagi, apa yang anda beli dengan kartu kredit merosot nilainya. Barang-barang elektronik akan menurun bahkan nyaris nol nilainya. Sementara apa yang anda makan telah berakhir dijamban.

Nah, bagaimana bila kartu kredit itu kita gunakan untuk menambah penghasilan? Menambah nilai dari apa yang kita beli? Apa bisa? ohhh tentu bisa! Caranya? Dengan mengubahnya menjadi modal usaha!

Begini contohnya. Misalkan, anda memiliki usaha pembuatan kue atau roti. Tentu anda membutuhkan berbagai macam bahan baku seperti telur, tepung terigu dan lain sebagainya bukan? Nah, bahan-bahan baku itu bisa anda beli di outlet-outlet yang menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit. Kemudian, putarkan terus modal itu dalam bisnis kue tadi.

Bila anda menggesek kartu ditanggal yang pas, maka anda bisa menikmati periode utang yang cukup lama yaitu 30-45 hari. Lalu, Jika seluruh tagihan dibayar penuh sebelum jatuh tempo, maka anda akan terbebas dari biaya bunga alias bunga NOL persen.

Masih banyak jurus-jurus yang bisa digunakan untuk mengubah kartu kredit jadi modal usaha. Semua itu sebenarnya akan dikupas dalam sebuah seminar sehari di KOTA KEDIRI Jawa Timur.

Seminar JURUS MAUT KARTU KREDIT JADI MODAL USAHA

Pembicara : BUDI “KELIK” HERPRASETYO

Tanggal : 29 OKTOBER 2011

Tempat : HOTEL GRAND SURYA KEDIRI

Pukul : 08.00-17.00 wib

Sesi pertama akan mengupas berbagai jurus yang bisa digunakan untuk mengubah kartu kredit jadi modal usaha. Sementara sesi kedua akan mengupas penerapan jurus-jurus tersebut dalam bisnis melalui kasus-kasus nyata yang telah berhasil.Diharapkan peserta dengan mudah mengelola bisnisnya dengan menggunakan modal dari kartu kredit.

Berapa biayanya? cukup dengan 250 ribu per orang. Tidak usah membuang uang berjuta-juta untuk emngikuti seminar yang diberikan secara tuntas ini.Selain itu setiap peserta akan memperoleh secara GRATISS! CD E-Book terbaru berjudul JURUS MAUT KARTU KREDIT JADI MODAL USAHA yang ditulis oleh pembicara.

Nah, tunggu apa lagi? segera dapatkan tiketnya di:

1. Budi Herprasetyo , silakan hubungi saya melalui e-mail ke budihp20@gmail.com

2. Toko cindy tulungagung, CP. Bp Mike 0355-7700058 | 08155051048

3. Hotel Grand Surya Kediri , CP Bp Stefanus 0354 686 000

4.Adora Media, jl Blitar 29 Ngunut Tulungagung 0355-395117

Yuk, belajar mengubah kartu kredit menjadi modal usaha, supaya bisnis anda mampu melesat dan membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya. semoga bermanfaat!

Salam sempurna!


Bicara tentang kartu kredit tidak ada habisnya. Kartu plastik itu telah menggurita jumlah dan penggunanya. Tidak sedikit yang terjebak dalam pusaran utang tak berkesudahan, namun banyak pula yang sukses menggunakannya.

Mungkin Anda sudah tahu bahwa kartu kredit dapat diubah menjadi modal usaha. Dalam blog ini, saya pernah mengupasnya meskipun tidak begitu detail. Menjawab banyak pertanyaan mengenai bagaimana cara mengubaha kartu kredit menjadi modal kerja? Bagaimana mengelola pinjaman itu agar dapat memperoleh keuntungan sekaligus membuat cashflow usaha tetap positif bahkan meningkat? Saya diundang oleh teman-teman dari ADORA MEDIA untuk menggelar sebuah seminar dengan tema : JURUS MAUT KARTU KREDIT JADI MODAL USAHA. Seminar ini akan digelar pada tanggal 29 OKTOBER 2011 di HOtel GRAND SURYA Kota KEDIRI JAWA TIMUR.

Para peserta akan saya ajak untuk mengenal jurus2 mengubah kartu kredit jadi modal usaha dengan mudah. Sekaligus mengelola bisnis agar kartu kredit menjadi senjata pamungkas untuk menggenjot omset dan keuntungan. Selain itu, peserta akan memperoleh Buku terbaru saya yang akan di-launching saat itu JURUS MAUT KARTU KREDIT JADI MODAL USAHA dalam bentuk CD E-Book. Biaya investasi untuk acara yang digelar dari jam 8.00 wib – 17.00 wib ( coffe break + lunch) sebesar Rp 250 ribu saja. Ngga usaha merogoh kantung berjuta-juta untuk mengikuti seminar ini.

Berminat? Silakan hubungi:

1. Pemilik Blog ini alias Budi “Kelik” Herprasetyo dengan cara menghubungi saya pribadi di e-mail: budihp20@gmail.com. Saya akan memberitahukan cara memesannya.

2. Toko Cindy Baby Clotes Tulungagung

3. Tiket Box di Hotel Grand Surya
Jl. Dhoho no 95 KEDIRI
Cp Bp.Stefanus +62 354 686 000

4. Adora Media
jl. raya Blitar 29 Ngunut
Cp Nina/Misty 0355-395117

Oh Ya, di tempat yang sama di Hotel GRAND SURYA, tanggal 30 Oktober 2011, akan diadakan konsultasi pribadi dengan saya bagi yang berminat. Jangan lewatkan seminar terheboh tahun ini!

Seminar serupa akan digelar di kota:

Jogjakarta November 2011
Surabaya Desember 2011
Semarang Januari 2012


konsumtifDalam sebuah workshop mengenai pengelolaan keuangan keluarga beberapa waktu lalu, seorang ibu bertanya kepada saya,” Pak, saya ini sudah berusaha keras untuk bisa mengirit uang sebaik-baiknya. Tetapi, saya selalu gagal. Ada apa dengan diri saya? Apakah ini sebuah kelainan?”

Masalah yang dihadapi ibu tadi dialami oleh banyak orang. Berusaha semaksimal mungkin untuk menyisihkan uang tetapi tidak berhasil. Lebih miris lagi, kekurangan uang kerap keli terjadi.

Biasanya, uang yang mengalir deras dari kantung kita digunakan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif. Anehnya lagi, tindakan itu dilakukan tanpa sadar dan berulang-ulang.

Nah, untuk mengatasi hal itu ada sebuah tips yang mungkin berguna untuk Anda. Tips itu saya sebut “Pengalih Perhatian”. Bagaimana caranya?

Gunakan uang Anda membeli barang yang ber-“nilai”. Anda tetap menyalurkan hasrat Anda untuk belanja, tetapi kepada sesuatu yang memiliki “nilai”.

Misalnya begini, seorang teman mengeluh uangnya selalu habis untuk biaya makan diluar rumah. Setiap bulan tidak kurang dari 2 juta uang yang dihabiskan untuk makan di restoran. Padahal, ia juga memasak makanan setiap hari. Ia mulai gelisah dengan pengeluaran yang besar hanya untuk urusan perut ini.

Ia mengkuti saran saya untuk meng-kredit mobil. Dengan cicilan sebesar 2 juta setiap bulannya, Ia “dipaksa” untuk mengalihkan perhatian dari urusan perut kepada urusan bayar tagihan cicilan mobil yang ia miliki. Keterpaksaan ini membuat ia mampu menyisihkan 2 juta sebulan untuk memperoleh sesuatu yang ber”nilai” dibandingkan habis digunakan untuk pergi ke restoran.

So, kalo Anda tidak mampu mengatasi sikap boros pada hal-hal konsumtif, alihkan perhatian dengan cara membeli sesuatu yang ber-“nilai”.

Semoga bermanfaat, selamat idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin!

Salam sempurna!


cara-buat-kartu-kreditAnda pernah memperoleh tawaran menarik mengenai pembayaran tagihan kartu kredit ? Kata-kata yang biasanya akan kita terima seperti ini : kami membantu anda menyelesaikan masalah kartu kredit anda secara legal. Bebas bunga lagi ! Betulkan demikian ? Apakah mereka, mampu menyelesaikan masalah tagihan kartu kredit anda, bahkan tanpa terkena bunga ? Secara legal lagi. Kalo iya gimana caranya ya.

Kali ini  Saya akan menguak cara mereka membantu menyelesaikan masalah tagihan kartu kredit. Benar salahnya, kembali kepada anda.

Mereka punya legalitas Usaha

Ya, mereka yang berjanji membantu anda  tersebut memang memiliki legalitas usaha dalam menjalankan usahanya. Punya ijin usaha, NPWP dan lain sebagainya. Biasanya mereka berbentuk badan usaha seperti PT,CV bahkan UD. Apapun usahanya, mereka berbadan hukum.

Punya Mesin Canggih (EDC)

Legalitas saja tidak cukup. Mereka harus memiliki alat transaksi keuangan. Apa itu ? Namanya EDC alias Electronic Data Capture. Kalo anda berbelanja di mall atau supermarket namun tidak membawa uang tunai, anda bisa menggesek kartu ATM atau Kartu Kredit anda. Nah, mesin gesek itu namanya EDC.

Mereka yang membayar tagihan anda secara full

Jika seluruh tagihan kartu kredit anda dibayarkan sebelum  tanggal jatuh tempo. Apa yang terjadi? Tentunya anda terbebas dari bunga. Nah, perusahaan ini akan membayarkan seluruh tagihan kartu kredit anda sebelumnya jatuh tempo. Istilahnya ,tagihan anda mereka yang talangi dulu.

Setelah mereka membayarkan seluruh kartu kredit anda. Mereka akan menggesek kartu kredit anda. Uangnya akan masuk ke dalam rekening mereka. Dalam tahap ini, utang anda akan muncul kembali dalam tagihan kartu kredit sebesar tagihan awal sebelum ditutup. Sebagai contoh, jika tagihan yang ditutup 3 juta, maka setelah digesek akan muncul kembali tagihan kartu kredit anda sebesar 3 juta. Tidak lebih tidak kurang.

Anda bayar Fee

Setelah selesai, anda diminta membayar fee. Besarnya berkisar 3-5%. Bahkan ada yang berani meminta hingga 10%. Buat apa fee itu? Tentu sebagian untuk keuntungan mereka , sebagian lagi untuk membayar adminstrasi di bank pemilik EDC tadi.

Ya. Bank meminta fee untuk setiap aktivitas menggesek dimesin EDC. Coba anda perhatikan jika anda berbelanja di sebuah toko yang mengenakan fee sebesar 2%-3% setiap menggesek kartu kredit dimesin EDC mereka. Sebenarnya fee ini dibebankan kepada merchant atau toko. Namun seringkali oleh merchant ,biaya fee dibebankan kepada pembeli.

Seharusnya anda membayar bunga lebih murah

Nah, keuntungan dari cara ini adalah ketika anda menyicil pinjaman kartu kredit anda bulan selanjutnya. Seharusnya bunga yang dibayarkan kepada penerbit kartu kredit lebih rendah jika dibandingkan dengan menarik tunai uang anda di ATM. Kok bisa ? Bisa, karena anda oleh penerbit kartu kredit dianggap membeli produk dari perusahaan atau toko yang membantu anda. Jadi bunga yang ditetapkan adalah bunga beli produk bukan bunga tarik tunai. Bunga tarik tunai biasanya lebih mahal dibandingkan dengan bunga pembelian barang.

Bisa untuk usaha

Ya, walaupun agak ribet, namun jujur saja cara ini bisa digunakan untuk modal usaha. Dengan cara yang sama, anda cukup membayar fee saja sebesar yang diberikan merchant. Laba yang anda peroleh harus berada di atas fee tersebut setiap bulannya.

Saya tidak merekomendasikan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif.

Buat yang mau mengetahui cara mudah mengubah kartu kredit jadi modal usaha, bisa klik disini

http://yllix.com/banner_show.php?section=General&pub=866459&format=300×250&ga=g


Banyak sahabat yang mengeluh betapa kian sulitnya mengatur keuangan akhir-akhir ini. Biaya hidup yang terus membumbung, sementara penghasilan cenderung tetap memaksa setiap orang untuk mencari tambahan penghasilan. Kalaupun mampu mencari penghasilan tambahan, hasilnya hanya pas menutupi pengeluaran. Tak ada uang tersisa untuk menabung apalagi berinvestasi.

Padahal menabung dan berinvestasi merupakan cara kita untuk menghadapi masa depan. Istilahnya sedia payung sebelum hujan. Kalau tidak siap payung kita bisa kehujanan lantas kemudian sakit.

Pertanyaan yang sering menghinggapi benak banyak orang adalah mengapa penghasilan kita selalu kurang. Padahal kita bekerja sudah mati-matian , selalu saja kekurangan.

Pengalaman saya mengatakan , seberapapun besar penghasilan yang kita peroleh sejatinya itu sudah cukup. Bahkan berlebih. Hanya masalahnya adalah bagaimana kita mengaturnya. Saya senang menggunakan contoh orang yang menggunakan senjata. Pisau yang sederhana bila dipegang oleh orang yang trampil mampu juga menjadi alat yang ampuh. Jadi tidak harus menggunakan M-16 atau bahkan bazzoka.

Salah satu cara yang dulu saya gunakan untuk keluar dari krisis keuangan adalah hidup dari 80% gaji saya. Nah, anda mungkin bertanya kok bisa ? Bisa, hanya mengubah cara pandang kita mengenai uang yang kita peroleh dan uang yang kita keluarkan.

Kita sering terjebak dengan pikiran :

  • akh..ini uang aku yg cari, jadi menghabiskannya untuk sedikit bersenang-senang adalah hal yang wajar.
  • Gaji saya masih cukup untuk ngangsur beberapa barang keinginan saya.
  • Saya masih cukup muda untuk mencari pekerjaan dengan gaji tinggi.
  • dan anda boleh tulis segala alasan untuk menghabiskan pendapatan anda.

Memaksa Diri

Betul , memaksa diri untuk mengatur keuangan memang perlu. Saya memaksa diri saya untuk hidup dari 80% gaji saya. 20% penghasilan , saya anggap hilang dengan berinvestasi ( bukan menabung. waktu itu saya belikan emas).

Bulan pertama memang sulit hidup dengan 80% gaji. Namun saya tidak boleh kalah dengan diri saya sendiri. membeli yang bisa saya tunda, saya tunda. Saya menulis semua rencana pengeluaran saya. Pengeluaran yang bisa saya kurangi saya kurangi.

Kesulitan beradaptasi melalui proses memaksa diri hanya terasa 3 bulan pertama. Setelah itu, saya merasa terbiasa dan bahkan lebih bahagia rasanya. Ketika tanggal tua menyergap, saya masih punya tabungan dan investasi. rasanya tenang di hati. Bekerja dengan tenang membuat saya fokus dan bahkan bisa mencari penghasilan tambahan yang dapat digunakan untuk menambah tabungan dan investasi.

Kini setelah menjadi pengusahan kecil, ilmu itu tetap saya gunakan. Hasilnya ? Puji Tuhan, saya mampu mencetak banyak aset dalam neraca keuangan saya. Darimana iut semua ? Dari proses latihan memaksa diri dan meminta Tuhan menguatkan niat dan tindakan saya.

Kalau memang cara ini bisa anda gunakan, silakan diterapkan. Kalau awal-awal sulit, jangan menyerah. Lakukan dengan tekun. Anda pasti bisa !

Salam sempurna !