Kartu Kredit: Imitasi Pinjaman Rekening Koran

Posted: September 6, 2011 in bank, bisnis, cashflow, hutang, modal
Tag:

Sekarang kita bisa mencari tahu kriteria yang disematkan pada kartu kredit. Kartu kredit ini digolongkan dalam pinjaman jangka pendek. Meskipun dalam praktiknya, kita bisa menggunakan pinjaman kartu kredit lebih dari satu tahun.

Para pemilik kartu kredit dengan bebas menarik pinjaman sekaligus menyetorkan uang pembayaran. Anda bebas menarik pinjaman berkali-kali sesuai plafond yang tersedia dan membayar tagihan sebelum tanggal jatuh tempo dengan jumlah minimum yang ditentukan. Saat ini pembayaran minimum tagihan kartu kredit ditetapkan sebesar 10% dari total tagihan. Misalnya, total tagihan kartu kredit Anda 5 juta rupiah, maka sebelum tanggal jatuh tempo Anda wajib membayar tagihan minimum sebesar 500 ribu rupiah.

Dari cara penggunaannya, kartu kredit dapat digolongkan sebagai pinjaman revolving. Dimana debitur (peminjam) diberi plafon atau limit maksimal pinjaman yang dapat digunakan dalam rekening tertentu, bebas menarik dan menyetor dana sebagai cicilan pokok beserta bunga.

Menariknya lagi kartu kredit memiliki cara penarikan dan pengembalian yang tidak terjadwal. Memang betul, bahwa kartu kredit memiliki batas waktu pembayaran. Tetapi pemegang kartu bisa membayar seluruh tagihan sebelum tanggal jatuh tempo. Keuntungannya, nasabah tidak akan dikenakan denda atau penalti.

Hal ini berbeda dengan fasilitas pinjaman yang terjadwal seperti pinjaman untuk pembelian kendaraan bermotor misalnya. Jika debitur melakukan pelunasan sebelum masa kredit berakhir, biasanya debitur akan dikenakan pinalti berupa denda. Nah, kartu kredit malah sebaliknya, bila debitur melunasi seluruh tagihan sebelum tanggal jatuh tempo, tidak akan dikenai denda. Bahkan, tidak hanya bebas denda, tetapi bebas bunga!

Dari cara menghitung bunga pinjaman, kartu kredit menggunakan sistem efective murni. Dimana bunga dihitung berdasarkan sisa pokok utang pada akhir periode. Dalam hal ini, kartu kredit sebenarnya lebih memiliki keunggulan dibandingkan dengan pinjaman modal usaha tanpa agunan yang kini marak diluncurkan oleh beberapa Bank besar.
Kalau diamati secara cermat, kartu kredit memiliki banyak kemiripan dengan pinjaman modal kerja dengan fasilitas rekening koran. Sering juga disebut dengan pinjaman R/K. Jenis pinjaman fasilitas R/K ini banyak digunakan sebagai modal kerja.

Ada beberapa karakteristik yang sama-sama dimiliki oleh pinjaman R/K dan kartu kredit.

Tabel Karakteristik Pinjaman R/K & Kartu Kredit

Karakteristik Pinjaman R/K Kartu Kredit
Jangka waktu: R/K < 1 tahun , KK < 1 tahun

Sifat Penggunaan: R/K (Revolving), KK (Revolving)

Tujuan : R/K (Modal Kerja) , KK (Konsumtif)

Cara tarik & setor: R/K (Tidak terjadwal), KK : (Tidak terjadwal)

Perhitungan Bunga: R/K (Effective) , KK : (Effective)

Pinjaman R/K dan kartu kredit memiliki banyak kemiripan dari sisi karakteristik. Kemiripan itu terdapat pada karakteristik yang penting seperti sifat penggunaan dan cara menarik serta menyetor.
Mengapa saya bilang penting? Karena karakteristik penggunaan serta cara menarik dan menyetor adalah senjata bagi pengusaha dalam menggunakan kartu kredit ataupun pinjaman R/K sebagai modal usaha.
Dengan dua karakterisitik penting yang sama-sama dimiliki, layaklah bila kartu kredit disebut sebagai “imitasi” pinjaman rekening koran. Oleh karena itu sangat dimungkinkan jika kartu kredit digunakan sebagai tambahan modal usaha. Disinilah seorang pengusaha bisa mengubah tujuan penggunaan kartu kredit: dari konsumtif menjadi produktif.

Ada kelebihan lain yang dimiliki oleh kartu kredit dibandingkan pinjaman R/K. Pinjaman R/K biasanya meminta syarat lain yaitu adanya jaminan aset fisik seperti tanah,bangunan atau kendaraan bermotor, dari debitur. Sementara kartu kredit tidak meminta debitur untuk menyerahkan aset fisik sebagai jaminan. Ini juga merupakan satu kelebihan dari kartu kredit. Selain tentu saja berbagai kelebihan untuk mengubah kartu kredit menjadi lebih produktif.
Perlu Jurus Khusus!

Seperti pesilat-pesilat dalam film kungfu, mereka menggunakan teknik-teknik tertentu ketika berhadapan dengan lawan. Penguasaan teknik yang baik, akan memberikan kesempatan lebih besar untuk mengalahkan musuh.
Demikian pula dalam mengubah kartu kredit menjadi modal usaha. Layaknya pesilat, Anda butuh jurus agar bisa menggunakan kartu kredit untuk mengembangkan usaha.

Sukses tidaknya jurus itu digunakan, tergantung bagaimana seorang nasabah kartu kredit memadukan jurus tadi dengan kondisi usaha yang dikelolanya. Perpaduan yang pas, akan sangat membantu pengusaha untuk memperoleh hasil dari penggunaan pinjaman kartu kredit.

Bagi yang punya Ipad dan android bisa men-download buku Sukses Ubah Kartu Kredit Jadi Modal Usaha disini

http://yllix.com/banner_show.php?section=General&pub=866459&format=300×250&ga=g

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s