Social Benefit dalam Bisnis

Posted: Juli 28, 2010 in bisnis, customer relationship, modal, motivasi

Hari ini tanggal 28 Juli bakal ada demo besar-besaran di desa dimana saya hidup. Demonstrasi ini dipicu oleh pembangunan sebuah stasiun pengisian gas LPG dalam tabung, yang telah lama ditentang masyarakat sekitar.

Alasan masyarakat yang menentang sebenarnya sangat masuk akal. Masalah ledakan tabung gas akhir-akhir ini sangat meresahkan, lha bagaimana kalau statsiun itu bermasalah dan kemudian meledak. Apalagi lokasi stasiun pengisian itu berada di tengah pemukiman penduduk. Sangat dekat, sehingga wajar bila masyarakat cemas.

Usaha yang digagas oleh seorang pengusaha dari desa saya ini sebenarnya tidak ditentang masyarakat bila lokasinya jauh dari pemukiman penduduk. Namun sepertinya suara rakyat yang besar ini tidak diindahkan oleh sang pengusaha, hingga aksi massa keliatannya tak dapat dihindarkan.

Aksi-aksi ini kerap kita jumpai.Pertentangan antara pemilik usaha dan masyarakat dimana usaha itu berdiri kadang menjadi bumbu dalam perjalanan sebuah bisnis. Bahkan sampai terjadi kekerasan dalam penyelesaiannya.

Bagi pengusaha tentu tidak bisa main “slonong” begitu saja dalam membangun sebuah bisnis. Harus ada banyak hal yang diperhitungkan sebelum membangun sebuah bisnis. Salah satu hal penting yang hendaknya menjadi perhatian  bagi setiap pengusaha dalam membangun sebuah bisnis adalah masalah sosial benefit. Sosial benefit mempertanyakan apakah bisnis yang hendak dibangun memberikan keuntungan bagi kesejahteraan masyarakat dimana bisnis itu berada. Keuntungan tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung. Materi maupun non materi ( termasuk rasa aman ). Jika sebuah bisnis yang dibangun lebih banyak memberikan keuntungan sosial dibandingkan dampak negatif yang ditimbulkannya, maka layaklah kiranya sebuah bisnis itu dibangun. JIka sebaliknya, ada baiknya mencari jalan keluar yang lebih bijaksana.

Sejatinya, pebisnis adalah pelayan masyarakat. Maka sewajarnya jika bisnis yang dibangun mejadi  alat pelayanan yang mensejahterkan. Bukan sebaliknya. Selamat berbisnis!

Komentar
  1. zee mengatakan:

    Menjadi pebisnis memang tidak mudah, harus siap lahir batin, karena kalau salah sedikit bukan cuma merugikan bisnisnya tapi juga bisa membuat orang lain rugi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s