Tips Membeli Waralaba

Posted: Mei 20, 2010 in bisnis, cashflow, modal, motivasi
Tag:

Menjalankan bisnis dengan menggunakan system waralaba sebenarnya sama saja dengan menjalankan bisnis konvensional. Yang berbeda hanyalah masalah teknis operasional saja. Ketika menjalankan bisnis dengan cara waralaba tetap saja anda dituntut untuk memiliki jiwa wirausaha, keinginan kuat untuk menjalankannya serta ditujang oleh modal.

Memilih yang tepat

Sebelum anda memutuskan untuk menjalankan usaha dengan konsep waralaba, ada baiknya anda melakukan proses seleksi. Anda hendaknya memilih waralaba yang mampu mewujudkan impian-impian anda.

Beberapa tips yang bisa anda gunakan untuk memilih waralaba :

  1. Pilihlah waralaba yang benar-benar menarik minat anda.

Seandainya anda tertarik kepada seorang gadis atau pemuda ketika masa remaja dulu, apa yang anda lakukan ? Entah bagaimana caranya, tentu anda akan berusaha merebut perhatian sang gadis atau pemuda tadi bukan ? Segala apa yang anda miliki anda gunakan untuk memperoleh perhatian bahkan cintanya.

Hal yang sama akan terjadi bila bisnis waralaba yang akan anda tekuni betul-betul menarik minta anda. Anda terpesona olehnya dan berkomitmen untuk merebut manis hasilnya. Sehingga, ketika anda menjalankannya, anda memiliki banyak energi untuk melewati proses yang sedang anda alami.

2.Cari tau bisnis waralabanya.

Carilah informasi sebanyak-sebanyaknya dari waralaba incaran anda. Jangan gampang percaya dengan rumor, namun carilah data dan fakta mengenai waralaba tersebut. Salah satu kegagalan yang sering dialami oleh frenchsee ( terwaralaba)  karena kurangnya pnegetahuan mengenai waralaba yang diambilnya.

3.Analisa produknya dengan cermat

Anda tentu tidak mau rugi ketika memutuskan mengambil salah satu waralaba pilihan. Maka salah satu langkah yang perlu anda lakukan adalah melakukan analisa terhadap bisnis waralaba tersebut.

Cara sederhana yang bisa anda lakukan sebagai langkah awal dengan melihat bagaimana permintaan  orang terhadap  produk yang ditawarkan. Misalnya, seberapa sering orang makan dalam satu hari ? Seberapa sering orang membeli baju dalam satu bulan ? Seberapa sering orang pergi ke salon atau spa untuk melakukan perawatan rambut atau badan ? Seberapa banyak orang membutuhkan pendidikan computer ?

Semakin sering orang membutuhkan produk anda, semakin terbuka kesempatan untuk mengalirkan uang ke dalam bisnis anda. Pertanyaan-pertanyaan tadi mengantar anda untuk melihat permintaan calon pelanggan-pelanggan anda.

4. Pilihlah yang tumbuh

Sebelum memutuskan untuk menginvestasikan modal anda di sebuah bisnis waralaba ada baiknya anda melihat outlet-outlet yang mereka miliki. Cari tahu bagaimana bisnis itu bergulir. Bicaralah dengan terwaralaba ataupun karyawan mereka. Gali informasi sebanyak mungkin bagaimana perkembangan bisnis tersebut.

Biasanya sebuah bisnis waralab itu tumbuh atau tidak dilihat dari seberapa banyak outlet yang telah dibuka di berbagai daerah. Namun tentu saja, itu bukanlah satu-satunya tanda bahwa bisnis waralaba tersebut tumbuh. Banyak factor lain yang memngaruhi pertumbuhan sebuah bisnis. Dengan menggali informasi tadi, anda bisa memahami strategi bisnis yang franchisor lakukan untuk mengembangkan usaha.

5.  Punya strategi di masa sulit.

Banyak bisnis yang mempersiapkan diri dengan rencana bisnis yang baik di awal usaha. Namun, jarang yang mempersiapkan strategi ketika menghadapi masa-masa sulit. Temukan informasi mengenai strategy yang dimiliki oleh frenchise ketika menghadapi masa-masa sulit dalam bisnis. Apakah mereka cukup kreatif ketika menghadapi permintaan yang jenuh ? Apa yang akan mereka lakukan untuk mendongkrak penjualan di setiap outlet ?

6. Bagaimana kinerja keuangannya.

Dengan mengetahui kinerja keuangannya anda akan mengetahui rekam jejak keuangan. Bagaimana mereka mengatur keuangan serta yang lebih penting bagaimana bisnis waralaba itu memberikan anda keuntungan.

Perhatikan laporan-laporan keungan yang mereka miliki, seperti laporan laba rugi dan neraca. Bila memungkinkan minta kepada mereka laporan cashflow.

Laporan laba rugi akan melihat sejauh mana bisnis yang mereka jalankan membawa keuntungan.Sedangkan laporan neraca akan memperlihatkan kepada anda seberapa besar asset yang mereka miliki serta kewajiban yang mereka pikul. Sedangkan pada laporan aliran kas atau cashflow, akan memperlihatkan aliran uang yang masuk dan keluar.

7. Pelajari dan pertimbangkan dengan matang draft kontrak yang diajukan.

Sebelum anda menandatangani kontrak, frenchisor akan memberikan anda draft kontrak terlebih dahulu. Tujuannya agar kedua pihak bisa memahami dan akhirnya menyepakati hak dan kewajiban keduabelah pihak. Namun biasanya, isi draft dibuat oleh pemilik waralaba dan dalam kondisi baku. Artinya, sang frenchisor tidak memiliki ruang untuk melakukan negosiasi.

Lalu apa yang terjadi bila kondisi draft sudah baku ? Tentu anda tidak usah putus asa. Bagaimanapun masih ada celah untuk bernegosiasi. Cobalah negosiasikan apapun yang anda inginkan agar semuanya serba jelas dan tidak menjadi batu sandungan ketika usaha waralaba anda telah berjalan.

8.Siapa yag mengendalikannya

Siapa yang mengendalikan operasional waralaba juga perlu menjadi perhatian. Jika anda yang mengendalikan, artinya anda harus fokus dalam mengembangkan usaha ini. Bagaimana jika bukan anda pengelolanya melainkan sang pemilik wraalaba ? meski anda tidak mengendalikan anda juga harus mengembangkan fungsi mengontrol ( dengan tetap memperhatikan wewenang masing-masing pihak) dengan baik.

Komentar
  1. rian mengatakan:

    Info yg sangat bermanfaat… Trims

  2. Nova mengatakan:

    Kira2 usaha apa yg paling berkembang dan menjanjikan utk dijadikan usaha?tks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s