BELAJAR BISNIS DARI ORANG LAIN

Posted: Mei 29, 2009 in bisnis, cashflow, customer relationship, modal, motivasi
Tag:,

Satu-satunya cara agar kita bisa memiliki pengetahuan mengenai bisnis ini hanyah BELAJAR ! Sengaja saya tulis besar kata Belajar agar memperoleh perhatian besar dari anda.  Lantas , bagaimana caranya ?

1. Carilah mentor bisnis !

Anda pernah nonton film kungfu mandarin ? Biasanya sang jagoan tidak bisa apa-apa di awal film. Jika bertemu dengan musuh , sudah dapat dipastikan ia akan kalah.Dihajar habis-habisan.

Ditengah kesulitan , akan muncul satu tokoh guru yang bersedia mengajarkannya jurus-jurus silat. Sang jagoan akan dilatih untuk memperkuat fisiknya, memahami jurus andalan sang guru, kemudian mempraktekannya. Setelah dirasa cukup mumpuni, sang jagoan pamit kepada sang guru dan “turun gunung” untuk menjalankan misinya.

Sama seperti jagoan di film silat mandarin, kita juga butuh guru alias mentor. Mentor tidak harus orang yang berkecimpung dibisnis yang anda ingin geluti, ia bisa saja memiliki bisnis apapun.  Namun yang pasti  anda bisa meminta saran dan pendapatnya.

Mentor yang baik akan membimbing anda untuk belajar. Ia tidak segan-segan menurunkan ilmunya pada anda. Akhirnya , semua tergantung kepada kemampuan dan kemauan anda untuk belajar.

Saya punya banyak mentor yang dengan segala kelebihan dan kekurangannya , mendidik saya menjadi seorang pengusaha. Mereka masing-masing memiliki kelebihan. Kelebihan merekalah yang saya serap , kemudian saya praktekkan.

Ada mentor saya yang hebat dalam mengatur keuangan. Saya belajar darinya bagaimana cara mengatur keuangan bisnis. Mulai dari mengatur cashflow, persediaan barang , hingga tetek bengek lainnya. Ada juga yang mahir dalam membangun hubungan dengan partner bisnis. Kemampuannya dalam membangun kepercayaan, layak diacungi jempol. Banyak tips yang bisa saya kembangkan untuk membangun bisnis.

Saran saya ,Temukan mentor anda sebelum anda terjun dalam bisnis apapun!

2. Belajar dari “ahlinya”.

Ada sahabat atau saudara anda yang berprofesi dibisnis yang ingin anda geluti? Misalnya anda ingin membangun bisnis bahan bangunan. Apakah anda memiliki sahabat atau saudara  yang paham dengan bisnis bahan bangunan ? Bila anda memilikinya, sebuah keberuntungan sudah anda miliki.

Saya belajar banyak dari orang-orang yang paham dengan bisnis bahan bangunan. Salah satunya adalah teman-teman salesman yang sering datang mengunjungi toko.

Biasanya bila hubungan yang kita bangun dengan mereka baik, banyak informasi yang bisa kita peroleh dari mereka. Mulai dari kualitas barang, informasi pasar, hingga produk apa yang akan segera muncul di pasaran. Tak jarang, harga toko sebelahpun bisa kita ketahui melalui teman sales ini.

Dalam suatu kesempatan seoarang teman sales mengatakan kepada saya bahwa perusahaannya akan menjual sebuah produk cat dengan merek yang masih baru. Ia membawa sample produk dan memberikan saya informasi mengenai produk baru tersebut. Kualitas yang ditawarkan ternyata sama dengan produk sejenis yang telah menjadi market leader. Hanya saja, karena merek yang masih baru, produk ini belum begitu dikenal konsumen. Meskipun harga yang ditawarkan berada di bawah produk market leader alias lebih murah.

Setelah saya yakin dengan kualitas produk cat tersebut. Saya mengajukan penawaran kepada rekan sales tersebut. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya akan menjual produk tersebut, dan melakukan pembelian lumayan banyak dengan syarat : dalam radius 10 km tidak ada yang boleh menjual produk tersebut selain saya. Kedua, saya meminta kepadanya untuk menyediakan spanduk atau brosur untuk membantu pemasaran. Setelah ia berdiskusi dengan pimpinannya, akhirnya penawaran saya disetujui.

Belajar dari orang yang paham atau memiliki skill dibidangnya, merupakan cara belajar yang cepat. Bila anda pintar membangun hubungan, akan ada banyak informasi, yang mungkin pesaing anda tidak mengetahuinya.

3. Belajar dari pesaing !

Mungkin anda berpendapat bahwa saya sudah gila menulis ini. Belajar dari pesaing. Bagaimana mungkin , kita bisa belajar dari “musuh” ?

Saya tidak gila, bahkan seratus persen sadar ketika menulis ini. Sejatinya, tidak ada musuh dalam berbisnis. Hanya pandangan kita bahwa toko sebelah atau perusahaan tetangga yang menjual barang sejenis adalah musuh kita. Tidak, saya tidak sepakat dengan pandangan itu.

Jika kita masih memiliki pola pikir “musuh” terhadap pesaing, maka kita tidak akan pernah memperoleh apapun dari sebuah persaingan. Padahal persaingan adalah salah satu cara yang dibuat oleh alam semesta untuk membuat anda semakin lebih cerdas, cermat dan cekatan dalam menghadapi kehidupan. Termasuk kehidupan bisnis anda.

Bila toko atau usaha pesaing  kita jauh lebih ramai dan maju, anda harus belajar darinya. Salah satu cara yag saya gunakan adalah menanyai pelanggan yang pernah belanja di pesaing tersebut. Apa kelebihannya ? Apa kekurangannya ? Apakah usaha pesaing memberikan harga yang lebih murah ? Lebih cepat dalam menghantarkan pesanan ? atau lebih ramah dalam melayani ? Catat dan pelajari informasi tersebut. Tutup kelemahan lawan dengan kelebihan yang anda miliki dalam bisnis anda.

Saya sering menjumpai, kebanyakan pelanggan memberikan informasi bahwa toko sebelah lebih murah dibandingkan harga produk sejenis yang dijual di toko. Ada dua kemungkinan akan informasi tersebut. Pertama, informasi tersebut benar bahwa harga pesaing lebih murah. Atau yang kedua, pelanggan ingin memperoleh harga yang lebih murah lagi hingga ia melakukan bluffing. Singkatnya, kita harus hati-hati menerima informasi mengenai pesaing.

Selamat Belajar !

Salam sempurna !

Komentar
  1. Mantap bos tulisannya.

    Kalo boleh disebutkan siapa mentor yang paling berpengaruh untuk anda?
    Sekarang lagi bisnis apa?

    Sukses selalu!!

    • tipsbisnisuang mengatakan:

      wah, saya banyak sekali menemukan mentor bisnis. Kalau saya sebutkan mungkin banyak yang tidak dikenal. Sekarang bisnis Bahan bangunan, kayu dan Spa..kecil2an saja, ikut bantu2 buka lapangan kerja.
      salam sempurna !

  2. Bonnie Kurniawan mengatakan:

    Setuju bos, Tulisan yang bagus.

  3. soepri mengatakan:

    Tulisan yang bagus, semakin memotivasi saya untuk usaha.
    Bos, boleh tanya2 tentang bisnis bangunan? Kalu boleh email anda apa?

  4. ami mengatakan:

    saya ingin bisnis fashion muslimah.
    apakah bisa membantu sya untuk dikenalkan dengan orang yang sudah pengalaman di bisnis fashion muslimah?
    trims banyak

  5. JAYAVO mengatakan:

    Tulisan yang sangat memberikan banyak sekali informasi.
    Numpang serap ilmu mas:)

  6. Baba Ali mengatakan:

    salam sempurna,

    terima kasih atas tips bisnis belajar dari orang lainnya.,.

    Tapi apakah bagus kalau saya sendiri ikut bekerja dibisnis orang tersebut, baru saya buka usaha sendiri setelah saya mengerti dengan baik
    dan kemudian menjadi pesaing dia?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s