MENENTUKAN HARGA JUAL PRODUK

Posted: Januari 24, 2009 in bisnis, modal, Uncategorized
Tag:,

super_marketSalah satu keputusan yang harus diambil oleh pebisnis adalah mengenai penetapan harga. Berapa sih, harga yang harus kita tetapkan pada produk yang kita jual. Bila harga terlalu mahal, takutnya produk tak terjual. Sebaliknya , bila harga terlalu murah, maka margin keuntungan akan tertekan.

Sejatinya, masalah penetapan harga itu sangat terkait dengan tujuan usaha yang mau diraih oleh pengusaha. Ada keterkaitan antara harga jual dengan tujuan usaha tersebut. Apa saja itu ?

1. Tujuan usaha untuk bertahan hidup

Dalam tujuan usaha untuk bertahan hidup ini, bila perusahaan menghadapi kapasitas yang berlebih, persaingan yang gencar. Disamping itu perubahan keinginan konsumen juga dapat mendukung sebuah perusahaan memiliki tujuan bertahan hidup. Konsisi ekonomi yang menurun , bisa juga menjadi salah satu penyebabnya.

Kondisi krismon global yang terjadi saat ini merupakan contoh yang bagus. Banyak perusahaan diseluruh dunia melakukan pergesaran tujuan hanya sekedar bertahan hidup. Mereka memasang harga yang rendah, sekaligus melakukan efisiensi dalam produksi. Harapannya, harga jual dapat membuat pasar bereaksi dengan meningkatnya konsumsi. Kalaupun tidak meningkat konsumsinya, akibat daya beli yang menurun, bolehlah harga tersebut meng-cover biaya tetap dan variabelnya saja.

2. Tujuan usaha laba jangka pendek

Jika perusahaan ingin memastikan bahwa produk tersebut akan menghasilkan laba, maka tujuannya bisa dibagi dua yaitu jangka panjang dan jangka pendek.  Bisnis sejatinya mengutamakan laba jangka panjang, karena hal ini memiliki hubungan dengan keinginan agar bisnis terus berjalan. Namun tidak menutup kemungkinan perusahaan menerapkan harga untuk tujuan jangka pendek.

Produk-produk yang berhubungan dengan perubahan mode yang singkat, bisa jadi menggunakan tujuan laba jangka pendek. Mereka menginginkan laba yang tinggi , yang dapat mereka raih, mumpung trend masih di atas. Bila trend berganti tentu saja, produk mereka akan dilupakan. Ini gaya “aji mumpung”.

3. Tujuan usaha unggul dalam bagian pasar.

Sebuah perusahaan dengan tujuan unggul dalam bagian pasar, akan menyerbu pasar dengan harga yang rendah. Tujuannya cuma satu, pangsa pasar yang besar dapat mereka raih. Setelah pangsa yang besar dapat diraih (market leader) , secara perlahan harga akan disesuaikan.

Produk mi instan, Indomie, merupakan contoh yang baik untuk kasus ini. beberapa puluh tahun lalu mereka masuk ke pasar dengan harga murah dan sekarang menjadi marketi leader. Nah, coba anda survey, apakah harga mereka masih yang termurah ? (mudah-mudahan saya tidak salah )

4. Unggul dalam kualitas pemasaran

Tujuan unggul dalam kualitas pemasaran sebenarnya suatu cara untuk menghindar dari perang harga. Fokus mereka tidak hanya harga yang murah, namun harga yang rasional. Mereka bermain diseluruh level pemasaran dengan menekankan kualitas disetiap aktivitas pemasaran.

Kualitas unggul dalam pemasaran, akan membuat pesaing tidak mudah mengikutinya, brand akan menguat dan keuntungan jangka panjang akan terpenuhi. Otomatis, bisnis yang dibangun akan bertahan lama.

Komentar
  1. madhysta mengatakan:

    betul bos… memang perlu banyak pemikiran… tapi bagaimana dengan yang satu ini…

    madhysta – “Bergabung segera AFFILIASI 100 PERSEN”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s