MEMULAI BISNIS DI KANTOR

Posted: Desember 19, 2008 in bisnis, customer relationship, motivasi
Tag:

employKetika gelombang PHK datang , banyak karyawan yang bingung. Bila beruntung pekerjaan baru masih bisa didapat. Tetapi ditengah krisis ekonomi seperti sekarang ini, memperoleh pekerjaan baru sulitnya setengah mati.

Ada juga yang memulai bisnis sebagai pengganti gaji yang terhenti. Banyak yang sukses, namun tidak sedikit yang mengalami kegagalan.

Mungkin kita harus mengantisipasi masalah ini ketika masih berstatus sebagai karyawan. Sebelum PHK datang kita sudah melatih diri kita untuk menjadi pengusaha yang beneran.

Nah, untuk itu kita perlu latihan, latihan dan latihan dalam berbisnis. Layaknya seorang penerbang, pengusahapun butuh jam terbang. Melatih mental dan sense of business adalah tujuan dilakukannya latihan bisnis ini. Bagaimana caranya ?

1. Mulailah membangun relasi yang baik dengan semua rekan kerja.

Bisnis itu bukan bagaimana anda menghasilkan uang. Namun bagaimana anda menggunakan jaringan atau relasi anda untuk membantu masalah yang mereka miliki. Uang yang anda dapat dari usaha anda membantu mereka itu adalah efek sampingnya.

Punya relasi yang luas di kantor sangatlah berarti. Hubungan tersebut adalah modal awal anda. Jadilah orang yang menyenangkan, bisa dipercaya dan hangat di mata setiap rekan kerja anda.

2. Mulailah mencari apa yang mereka butuhkan.

Saya ambil contoh. rekan anda pastilah sangat mengkhawatirkan kesehatannya. tekanan pekerjaan yang berlebihan lama kelamaan akan mengganggu kesehatan mereka. Nah, anda bisa menjual produk kesehatan di kantor anda. kenali produk yang akan anda jual. Pastikan hanya produk terbaiklah yang anda pasarkan.

3. Pasarkan produk anda tanpa perlu promosi besar-besaran.

Anda tidak perlu membuat brosur yang berlebihan dan sangat agresif dalam memasarkan produk anda. Ini mencegah ada situasi yang tidak menyenagkan dalam kantor. Dekati saja satu per satu rekan anda yang anda yakin paling membutuhkan produk anda. Ceritakan pengalaman anda dan mungkin produk itu bisa membantu mengatasi permasalahannya.

4. Suruh mereka bayar pas gajian.

Biasanya teman-teman anda berkilah,”aduh, belum gajian nih !”. Nah, kalo itu alasannya, berikan mereka waktu pembayaran hingga tiba saat gajian. Dengan begitu teman anda tersebut masih bisa menikmati produk anda dan tidak perlu khawatir dengan cash flow anda.

5. Mintalah referensi orang-orang dekat teman anda. Bila anda memprospek mereka, biasanya daya tolaknya relatif rendah. Ini disebabkan karena anda memperoleh “Kartu Tanda Ijin” menyapa mereka dari teman yang menjadi orang dekatnya.

6. lakukan itu semua dengan gembira.Bila anda ditolak, tidak usah gentar. Coba dan coba lagi.

Saya pernah melakukan ini ketika masih bekerja sebagai karyawan di sebuah Bank Swasta. saya memasarkan produk Virgin Coconut Oil waktu itu. Hasilnya ? Lumayan, sebulan saya mendapatkan pendapatan ekstra minimal 1 juta rupiah. Ciamik khan !

Selamat mencoba, Salam Sempurna !

Komentar
  1. Bayu Listiaji mengatakan:

    Terima kasih Mas Budi atas kunjungan ke Catatan Bayu Listiaji di http://www.listiaji.wordpress.com. Saya sdauh masukkan blog Mas Budi dalam link saya. Background dulu dimana mas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s