MEMILIH SUMBER MODAL

Posted: November 13, 2008 in modal
Tag:

cow-farm2Saya memperoleh e- mail dari seorang sahabat yang ingin memulai usaha peternakan. Semoga bermanfaat!

Mas budi , salam kenal dari kota kediri.
Saya pensiunan yang sekarang menjadi peternak sapi potong. Memang sejak lama saya bercita-cita menjadi peternak seandainya masa pensiun telah tiba. Ternyata, impian tersebut menjadi kenyataan. Tapi gini mas Budi, saya punya rencana menambah jumlah sapi peliharaan. Ada tawaran dari bank dengan fasilitas pinjaman rekening Koran. Disamping itu ada juga saudara yang mau menanamkan uangnya dibisnis ini. Ia minta bagi hasil 60% untuk saya dan 40% untuk dirinya. Saya harus memilih yang mana untuk mendapatan hasil yang terbaik. Minta sarannya ya mas. Terimakasih.

Hartono – Kediri
Jawa Timur

Selamat ya Pak hartono, akhirnya cita-cita anda terwujud.

Memang memilih sumber pendanaan bagi usaha bukanlah suatu hal yang mudah. Kita perlu melakukan perbandingan dan menghitung untung ruginya dari masing-masing sumber pendanaan tersebut. Mengapa kita harus memperhatikan hal tersebut ? Karena sumber-sumber dana yang tersedia memiliki karakteristik yang berbeda.

Prinsip yang mestinya anda pegang dalam mengambil keputusan penggunaan sumber dana adalah apakah sumber dana tersebut mengganggu mengganggu aliran kas operasional usaha anda dan Apakah sumber dana tersebut harus memberikan hasil maksimal bagi usaha tersebut.

Pada tabel dibawah ini saya berikan gambaran mengenai kelebihan dan kelemahan dari sumber dana yang akan anda peroleh yaitu pinjaman rekening giro dan bagi hasil :

kelebihan Rekening Koran (R/K)

1. Pinjaman R/K biasanya diperbolehkan untuk membayar bunganya saja.
2. Bunga yang dikenakan hanya untuk plafond pinjaman yang digunakan.
3. Biasanya bank menggunakan perhitungan bunga efektif untuk pinjaman giro.

Kelebihan bagi hasil

1. Tidak perlu menggunakan jaminan harta.
2. jangka waktu pembayaran investasi dapat dinegosiasikan

Kelemahan pinjaman rekening koran
1. harus memberikan jaminan harta, baik bergerak maupun yang tidak bergerak.
2. anda harus menyediakan dana untuk membayar angsuran pinjaman setiap bulannya.

Kelemahan bagi hasil

1. Laba atau keuntungan yang anda perioleh menjadi relatif lebih kecil.

Dari kelebihan dan kelemahan dua sumber dana di atas memiliki dampak bagi usaha anda Pak hartono. Jika anda menggunakan pinjaman R/K maka anda harus memberikan harta yang nilainya cukup untuk sebagai jaminan atas pinjaman anda. Selain itu setiap bulannya anda harus mencicil pinjaman anda tersebut. Artinya dari hasil usaha anda, sebagian laba yang dihasilkan disisihkan untuk membayar angsuran pinjaman tersebut.

Seandainya tawaran sistem bagi hasil anda terima, maka ada konsekuensinya juga bagi usaha anda. Konsekuensinya adalah laba anda akan mengecil. Sebabnya, anda harus berbagi laba dengan rekan bisnis anda. Tetapi anda tidak perlu menyediakan jaminan dan membayar investasi anda setiap bulannya. Artinya, anda tidak perlu menyediakan uang untuk disetorkan. Pembayaran bagi hasil bisa dilakukan setelah sapi potong anda terjual. Hal tersebut tergantung perjanijan anda dengan rekan bisnis anda sejak awal.

Supaya lebih jelas, berikut saya simulasikan perhitungan laba rugi usaha anda .

Perhitungan laba Rugi dengan Pinjaman R/K
Asumsi :
Harga penjualan sapi/ekor 10.000.000
Bunga pinjaman efektif 15% /tahun ( membayar bunga selama tiga bulan berturut-turut )
Panen 3 bulan sekali

Penjualan 5 ekor sapi 50.000.000
Pembelian bibit 35.000.000
Laba kotor 15.000.000

Biaya pakan sentrat ( 300.000×3 bulanx5 ) 7.500.000
Biaya bunga pinjaman 3 bulan 1.312.500
Biaya penyusutan kandang 300.000
Biaya pegawai (400.000x 3 bln) 1.200.000
Laba bersih 4.687.500

Perhitungan laba Rugi dengan bagi hasil
Asumsi :
Harga penjualan sapi/ekor 10.000.000
Bagi hasil 60 : 40 (60% peternak, 40% investor)
Panen 3 bulan sekali

Penjualan 5 ekor sapi 50.000.000
Pembelian bibit 35.000.000
Laba kotor 15.000.000

Biaya pakan sentrat ( 300.000x3x5) 7.500.000
Biaya penyusutan kandang 300.000
biaya gaji karyawan 1.200.000
Laba bersih 6.000.000

Laba untuk peternak 60% x 7.200.000 4.000.000
Laba untuk investor 40% x 7200.000 2.000.000
Dari simulasi perhitungan di atas, secara hasil memang lebih menguntungkan apabila menggunakan pinjaman R/K. Ada selisih laba yang “hilang” sebesar Rp 687.000 apabila anda menggunakan sistem bagi hasil.

Pak hartono, keputusan ada ditangan anda. Apabila konsekuensi yang saya ceritakan di atas bisa anda pahami, maka saran saya ambilah keputusan yang paling sesuai dengan kondisi anda saat ini. Bisa juga untuk pertama kali ini anda menurunkan risiko dengan bekerjasama dengan sistem bagi hasil. Kelak bila usaha anda mulai stabil, untuk menambah modal kerja gunakanlah pinjaman rekening koran bank. Sukses selalu, salam sempurna !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s