BELAJAR BISNIS DARI VALENTINO ROSSI
Tidak bisa disangkal lagi bahwa valentino rossi adalah seorang legenda di dunia balap motor GP. Dalam setiap penampilannya, ia tidak hanya sekedar tampil sebagai pembalap. Namun juga sebagai seorang entertainer sejati. Aksinya di jalanan beraspal mampu menjadi magnet bagi jutaan orang.
Kehebatan The doctor ini bisa kita ambil sebagai pelajaran penting dalam membangun bisnis. Apa pelajaran yang bisa kita petik ?
1. Apapun kondisinya kita bisa juara.
Dalam suatu kesempatan, rossi menempati posisi start di urutan 11. Namun dengan kemampuannya , ia mampu finish di urutan ke 2 dan naik podium.
Kita tidak harus memiliki segalanya untuk menjadi pengusaha sukses. Berbekal kemampuan atau skill yang diberikan Tuhan, ditambah dengan ketekunan dan kesabaran serta mau belajar, kesuksesan akan kita raih.
2. Sabar dan Tekun
Yah, apapun strategi bisnis yang dilakukan, bila tanpa didasari semangat sabar dan tekun semua tak ada gunanya. Rossi membuktikan hal itu di sirkuit.
Dengan sabar dan tekun ia melahap lap demi lap. Kecepatan semakin digeber. Tak jarang Rossi harus berjibaku dengan lawan-lawannya ditikungan maupun di track lurus. Bila keadaan tak memungkinkan untuk mendahului , rossi tak mau tergesa-gesa. Inilah yang menyebabkan dirinya jarang sekali terpeleset dan terpental dari kuda besi tunggangannya. Kesabaran dan ketekunan , kunci kemenangan Rossi.
3. Cerdik melihat Peluang
Rossi menurut saya adalah tipe pembalap yang “cerdik”. Bila lawan sedikit melakukan kesalahan, ia pasti akan akan menyalipnya.
Kemampuan melihat peluang-peluang hendaknya dimiliki oleh seorang pengusaha. Peluang bisnis sejatinya bertebaran di luar sana. Namun peluang itu tidak akan menjadi sebuah bisnis jika kita tidak mencarinya, merencanakannya dan mengeksekusinya.
4. Didukung Tim yang hebat
Kehebatan Rossi di sikuit balap tidak bisa dilepaskan dari tim pendukungnya. Mulai dari manager , mekanik hingga pelatihnya. Semua bekerja sama, mengeluarkan segala kemampuan dengan satu tujuan : menjadi tim jura !
Kita harus membangun tim bisnis yang bila ingin sukses. Mulai dari karyawan, para supplier, para kreditur dan stake holder yang lainnya. Bila di analogikan sebagai sebuah orkestra , anda adalah “dirigen” bagi usaha anda. Bangunlah orkestra anda agar dapat memainkan musik yang dapat dinikmati.
5. Strategi
Layaknya sebuah permainan, adu kencang di balapan Motto GP membutuhkan strategi. Starategi dapat saja berubah-ubah, sesuai dengan keadaan dan kebutuhan. Lihat saja apa yang dilakukan rossi ketika ia berada jauh dibelakang lawan. Ia menggunakan strategi yang berbeda ketika ia menguntit lawan.
Tak jarang dalam menguntit lawan ia menggunakan strategi determinasi. Terus menekan , hingga lawan melakukan kesalahan. Bila lawan belum melakukan kesalahan, Rossi takkan nekat menyalipnya. Dan Rossi akan terus menekan hingga lawan menjadi lengah.
Menggunakan strategi dalam berbisnis itu perlu. Strategi dalam memasarkan, mengatur keuangan, bernegosiasi, menghadapi persaingan, membuka cabang lagi, dan aktivitas bisnis lainnya, betul-betul membutuhkan strategi. Rancang dan terapkan strategi , kemudian evaluasi. Terapkan strategi dengan melihat kondisi dan keadaan. Strategi bisnis itu fleksibel.
6. Gunakan apa yang dimiliki
Banyak orang mengeluh tidak punya modal ketika mau berbisnis. Saya setuju bahwa tidak ada bisnis yang tidak membutuhkan modal. Namun modal tidak semata-mata uang. Banyak modal yang sejatinya kita miliki, tidak berwujud uang. Misalnya :
- jaringan yang luas
-Ruang atau tempat berupa rumah atau kios
-skill atau keahlian yang tidak dimiliki oleh setiap orang
-dll
Rossi kerap kali menggunakan kakinya untuk melambankan laju motornya dan menjaga keseimbangan. Kerapkali juga menggunakan lututnya ketika harus menikung. Valentino Rossi menggunakan apa saja yang ia miliki untuk meningkatkan performance nya.
7. Rossi tau apa yang harus ia capai
Rossi fokus pada balapan. Ia tahu bahwa tujuannya hanya satu yaitu juara ! Mau motornya bermasalah maupun tidak, Rossi hanya memiliki tujuan : Juara. Dalam banyak balapan, ketika ia sudah pasti menjadi juara GP, tetap saja motivasi juara itu terjaga. Ia tetap menggeber motornya dan tak mau mengalah. Rossi tau apa yang harus ia tuju. Ia mengerti betul, apa yang harus ia capai.
Valentino Rossi is the Legend !!



pertamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…
Intinya usaha maksimal untuk mencapai keinginan.. thankss
airyz
Mei 4, 2009
tul 1000%..thanks ya udah mampir
tipsbisnisuang
Mei 4, 2009